Akibat Hujan Tak Kunjung Reda, Sungai Meluap, Warga di Jepara Buat Tanggul Darurat

Jepara - Sungai Selang Welahan Drainage (SWD) II di Desa Guwosobokerto Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara meluap. Warga membuat tanggul darurat karena khawatir akan terjadinya banjir bandang karena pernah terjdi beberapa tahunlalu.
Akibat Hujan Tak Kunjung Reda, Sungai Meluap, Warga di Jepara Buat Tanggul Darurat

Meluapnya air sungai diakibatkan intensitas hujan tinggi yang terjadi seharian. Tanggul sungai tidak dapat menampung debit air yang kian naik. Untuk mengantisipasi, warga bersama TNI-Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara membuat tanggul darurat mengunakan kantong berisi pasir.
[post_ads]
Kepala Desa Guwosobokerto, Irsat menuturkan bahwa air mulai meluap sekitar pukul 19.30 WIB. Warga langsung membuat tambahan tinggi tanggul menggunakan karung berisi tanah. Hingga pukul 24.00 WIB warga, TNI-Polri dan BPBD masih siaga di lokasi.

"Ya, sungai meluap tadi jam 19.30 WIB. Air sudah muntah dari tanggul meski kapasitasnya kecil," ujarnya kepada detikcom saat di lokasi, Senin (5/2/2018).

Dia mengatakan meluapnya sungai tersebut membuat warga panik. Sebab, tahun 2014 lalu terjadi banjir bandang akibat sungai SWD II meluap.

"Sudah pernah banjir tahun 2014 lalu. Saat itu kondisi parah banyak rumah, sawah dan peternakan kerbau rusak," lanjutnya.

Sementara Kanit Sabhata Polsek Welahan, Iptu Susiyanto mengatakan bahwa kondisi meluapnya sungai tersebut mengancam empat desa diantaranya Desa Guwosobokerto, Sidigede, Kendeng Sidialit, Karanganyar, dan sebagian Teluk Wetan.

"Dari desa yang terdampak meliputi pemukiman, sawah, dan peternakan kerbau," kata dia.
[post_ads_2]
Saat ini, selain membuat tinggi tanggul darurat pihaknya nasih siaga di lokasi.

"Masih siaga. Kami sudah sosialisasi kepada warga untuk waspada. Selain itu, kami juga memberikan pengamaman jika ada oknum yang memanfaatkan kejadian ini untuk berbuat kejahatan," tandasnya. (Red)

Source : detik.com