Warga Geram Diduga PJS Kades Rancabango Gelapkan Rastra Dan Korupsi ADD

Subang -Berawal dari laporan Enda Warga Dusun Bakan Kiara RT 06 RW 02  Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang tentang dugaan penggelapan beras sejahtera (Rastra) oleh oknum PJS Kades Rancabango berupa barang bukti  (BB) kemasan 10 Kg sejumlah 50 karung yang ditemukan di salah satu pengilingan beras yang ada di wilayah desa sukamandijaya beberapa waktu lalu.

Warga Geram Diduga PJS Kades Rancabango Gelapkan Rastra Dan Korupsi ADD
Akibat ulah oknum PJS Kades Rancabango  yang merugikan masyarakat ini sejumlah warga akhirnya mendesak  pihak kepolisian mengusut tuntas penanganan kasus dugaan penggelapan Beras Rastra  di Desa Rancabango,Kec. Patokbeusi yang diduga di gelapkan oleh Oknum PJS Kades Ir.Nunung Nurjaman beserta Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Rancabango.

Padahal, Kata Enda  Kasus ini sudah di limpahkan ke pihak Polresta Subang beserta BB Sudah diamankan oleh sejumlah Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Patokbeusi, Sabtu (03/02)

 Enda Sebagai Pelapor menyebutkan, bahwa warga Desa Rancabango  juga menyesalkan oknum PJS Kades Nunung yang diduga korupsi dana Alokasi Dana Desa (ADD) Rancabango Tahap II tahun 2017 senilai Rp163 Juta, “ADD tahap II Rp150 Juta, untuk pembangunan Gedung Sarana Olah Raga dan dana ADD senilai Rp13 Juta yang seharusnya dana ini untuk Kepentingan masyarakat secara umum.

Pelapor yang didampingi sejumlah warga mendesak Polisi segera tangkap pelakunya karena dengan bukti-bukti yang ada berupa beras Rastra 50 karung dan Surat pernyataan tujuh RW tersebut.

Enda minta polisi yang saat ini tengah menangani kasus penggelapan Rastra tersebut, segera menangkap pelakunya dan segera mengungkap dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017.

Sementara itu, Pjs Kades Rancabango, Ir. Nunung Nurjaman menjelaskan, bahwa silahkan teman teman wartawan konfirmasi ke Ketua BPD dan Kaur Umum Karena  saya percayakan sepenuhnya kepada mereka,"Tegasnya

Disinggung tentang    dugaan Korupsi ADD Alokasi tahun 2017 PJS Kades Rancabango  Nunung  mengatakan yang digunakan pembangunan Gedung Olah Raga ( GOR) Rp150 Juta itu bukan dari ADD tahun 2017 , karena uang anggaran pembangunan gedung GOR itu murni uang hasil perpanjangan kontrak sewa tanah milik Pemdes Rancabango yakni uang dari salah satu perusahaan  telekomunikasi yang sewa tanah di lingkungan Kantor Desa,"urainya.(Eka/Dit)